hari pahlawan

kita masih berperang
tahukah kau, kawan?

enam puluh tiga tahun yang lalu
ribuan, bahkan mungkin ratusan ribu
nyawa anak manusia melayang
demi membela tanah air Indonesia

10 November 1945
adalah salah satu bukti
betapa para pendahulu kita
sangat mencintai Indonesia

pertarungan di Surabaya
membuktikan kalau arek-arek Suroboyo
tidak rela Indonesia kembali jatuh
ke tangan penjajah

kata-kata penuh semangat
diucapkan Bung Tomo
berbekal semangat dan bambu runcing
arek-arek Suroboyo menghadang penjajah

kini, enam puluh tiga tahun kemudian
masih adakah rasa cinta itu?
masih adakah semangat itu?

ADA!
semangat itu masih ada
tak hanya di hati arek-arek Suroboyo
namun juga di hati anak manusia di Indonesia

Selamat Hari Pahlawan

dipersembahkan kepada para pejuang yang masih hidup, maupun yang telah gugur mendahului kita

jika berbicara mengenai hari pahlawan..
tu2t teringat kepada seorang tokoh di daerah rumahku.. namanya bapak Subandrio. pak Ban, begitu orang daerah kita memanggil beliau, merupakan pejuang veteran yang masih hidup. usianya sekitar 79 tahun, dan fisiknya sudah mulai melemah.

tapi jangan salah. pak Ban ini masih kuat jalan kaki dari rumahnya menuju rumahku untuk fotokopi. kebanyakan berkas yang ia fotokopi adalah berkas2 yang berkaitan dengan prestasi beliau setelah perang, hingga kini.

dulu, setiap tu2t melayani fotokopiannya pak Ban, pak Ban selalu berkata:

sebagai anak muda, kamu harus kerja keras. kerja keras dalam belajar. kerja keras dalam bekerja. tapi jangan lupa berdoa. karena kerja keras tanpa berdoa adalah percuma. begitu pula sebaliknya.

sekarang bukan jamannya saya berjuang. tapi anda-anda lah yang berjuang. kita dulu berjuang secara fisik, dan kemerdekaan kita peroleh. sekarang tugas anda, anak muda, melanjutkan perjuangan kita dahulu. bukan dengan perang fisik, tapi isilah kemerdekaan ini dengan prestasi, sekecil apapun.

jangan lupa, dadi wong kuwi sing jujur. hormat kepada orang tua. takut kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan kerja keras..

dari beliau pula, tu2t mengetahui perjuangan pak Ban dan teman2 ketika perang. rasa haru itu ada, ketika pak Ban bercerita mengenai teman-teman seperjuangannya yang gugur di medan perang.

speechless..
tu2t hanya bisa speechless..

bumi Indonesia yang merdeka ini, ternyata hasil tumpah darah dan perjuangan para pejuang. bukan karena mereka meminta, tapi karena kerja keras.

ok, tu2t emang tahu kalau Indonesia merdeka dengan mengorbankan sekian ribu, bahkan ratusan ribu jiwa. tapi penuturan langsung dari pak Ban, yang merupakan seorang pejuang, entah mengapa menggetarkan hati ini. dan tu2t mulai berfikir, apa yang bisa tu2t berikan untuk Indonesia.

tapi.. tu2t yakin kalau kita dapat mengisi kemerdekaan ini dengan baik.. seperti apa kata shei, mari kita memulainya dari diri sendiri..

artikel ttg pak Ban di DNews September 2007. pak Ban yang pake baju warna ijo..

7 comments

  1. denologis · November 10, 2008

    semoga jasa-jasa pahlawan tersebut selalu dikenang oleh seluruh warga negara Indonesia dan dijadikan contoh untuk meneruskan perjuangan mereka.
    merdeka!!!!
    salam hormat untuk Pak Ban ya, mbak tu2t.

  2. kucluk · November 10, 2008

    bener mbak, dimulai dari diri sendiri!

    selamat hari pahlawan

  3. aRuL · November 10, 2008

    perjuangan tiada henti buat kita jadi pahlawan🙂

  4. BeLinDa POttEr · November 11, 2008

    Ketika sebagian orang mengumandangkan Allahu Akbar bagi ketiga pahlawan mereka yang telah dieksekusi mati, sebagian orang lagi merayakan kemenangan pahlawan mereka dari negeri paman Sam. sebenarnya siapakah yang disebut – sebut pahlawan ???

  5. Rere · November 14, 2008

    Wah…wah….
    hebat bener si ecchan ini
    emang semangat ke-pahlawan-an tinggi deh
    saluttttt ^^

  6. info · November 14, 2008

    Banyak pahlawan yang ga mendapatkan gelar kepahlawanan. Padahal dulunya mereka mengorbankan segalanya untuk mempertahankan negri ini. hhhhh…… Rasa salut yang teramat dalam utk pahlawan seperti mereka.

  7. dongsing · November 14, 2008

    Sebagai Kakak yang baik, Saia juga setuju dengan pendapat adikku ini. Saia juga biasa melayani fotokopiannya pak ban, sayangnya hingga detik ini pak ban hilang entah kemana. Mungkin kondisi tubuhnya yang mulai melemah. Meskipun begitu semangat patriotismenya-lah yang membakar jiwa saia sehingga mau berjuang untuk diri sendiri.

    Pak Ban memang pantas disebut sebagai pahlawan. Kalau tidak bisa menjadi pahlawan untuk indonesia, pak ban cukup menjadi pahlawan dihati saia maupun adik saya, tu2t.

    Selamat Hari Pahlawan, Semoga jasamu tetap dikenang sepanjang masa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s