Buka Puasa Bersama kaum dhuafa, done!

alhamdulillah akhirnya acara buka puasa bersama fakir miskin (kaum dhuafa) terlaksana juga. mungkin lebih tepatnya bagi2 nasi kotak dan takjil kali yeh😛 kapan emang? hari minggu kmaren (5/8). gimana pengalamannya, bener2 emejing sodara2😛

kehebohan dimulai dari H-1 yaitu tanggal 4 Agt. pertama adalah mencari kue2 kering buat takjil. LHA KOK YA dompetku itu ktinggalan di kantor dan baru sadarnya itu pas kantor udah tutup gak ada orang. chan beneran panik dengan saksesnya. gimana nggak? atm dan beberapa uang buat beli seperangkat bingkisan takjil ada di dompet. pundung dong! alhamdulillah hubby *yg awalnya marah krn keteledoran chan* mau meminjamkan. walaupun aslinya dia juga gi seret duit. *semoga rejekinya lancar selalu ya, yah*

“sudah wes.. lain kali jangan teledor. lagian ini juga buat amal. Insya Allah ada gantinya. bukannya aku udah bilang dari awal kalau orang mau berbuat baik itu selalu ada godaannya?”

merasa terhibur *sedikit* ama omongan hubby, akhirnya kita meluncur buat beli kurma dan temen2na..

ternyata ya, kurma itu harganya Masya Allah sodara2! mulai dari 40 rebu/kg. itu chan huntingnya di blauran siyh. kalau di Ampel mah jangan tanya yah. katanya di Pabean lebih murah. kalau ada kesempatan, chan berangkat kesana beli lagi lah. dengan uang yang mefet, plus merogoh2 semua kantong, alhamdulillah semuanya terbeli dan tercukupi.

sampai ke rumah waktunya ngebungkusi itu semua. alhamdulillah takjil yg terdiri dari kurma, aqua, wafer, biskuit dan bagelan jadi 95 bungkus🙂

http://twitpic.com/afrady << si takjil

namun masih ada yg mengganjal. siapa yg dikasih! nah loh.. udah H-1 tapi lom dapet target yg dikasih. emang untuk targetnya chan serahin ke hubby. secara dia orang embongan yang ngerti banget perkara begituan, makanya chan percayakan ke dia. tapi chan juga tanya kiri kanan, termasuk memtyke via LINE, kira2 dimana sekiranya yang pantas diberi nasi plus takjil ini. just in case kalo kepepet gak nemu😛 akhirnya pas hari H, sekitar jam 10 pagi, hubby menunjukkan lokasinya.

benernya chan udah tau lokasinya dimana. tapi untuk lebih tepatnya, chan gak ngerti. mau tahu lokasinya dimana? di Gang Kelinci, Bumiarjo. dimanakah itu? kalau kalian pernah ke Terminal Joyoboyo, disana ada yg namanya gang kelinci. tempat dimana para pengamen jalanan, anak terlantar, pengemis, pasukan kuning dsb tinggal.

jangan katakan bagaimana bentuk gangnya. kebanyakan dari kita tau yang namanya gang itu lebarnya bisa dimasuki sepeda motor. yang ini? jangankan sepeda motor. kalian yang bertubuh besar bisa dipastikan kesulitan masuk kemari. paling lebar memang 1 meter. tapi chan mblusuk2 liat TKP itu rata2 lebarnya gang sekitar 60 cm. sebesar pundak orang dewasa plus satu jengkal telapak tangan. ada yang lebih sempit dari itu, selebar pundak anak2, sekitar 40cm saja. sudah pasti yang masuk harus miring2 biar bisa nembus.

masuk ke dalam dan melihat lokasinya saja, chan udah trenyuh. ternyata ada ya sebuah perkampungan yang lebih kumuh dari yang sudah kumuh. rumahnya hanya berdinding papan triplek dan beratapkan seng. per rumah hanya berukuran 3×2 meter dan rata2 paling sedikit dihuni oleh 2 orang. lantainya lebih rendah daripada jalan dan hanya disemen. dapurnya ada di depan rumahnya. jika chan mencoba melongok ke dalam, terlihat penghuni rumah yang merebahkan badannya dengan beralaskan tikar. bagi kita, rasanya tak pantas dikatakan sebagai rumah.

untuk mendapatkan air, mereka harus mompa dulu. itupun harus bergantian. sekitar setengah meter dari pompa, terdapat selokan yang tak mengalir. bagaimana dengan WCnya? tidak ada WC ataupun kamar mandi pribadi seperti yang kita miliki di rumah. mereka harus berbagi air dan waktu untuk mandi di ponten umum.

chan gak bisa lama2 melihat lokasi. bisa2 chan menangis melihat keadaan mereka. jadi chan memutuskan keluar dari gang kelinci, daripada chan terhanyut dalam emosi.

setelah sejenak chan melihat TKP, chan langsung meluncur ke tempat pembuatan nasi kotak. dimanakah? di rumah saudara chan. mengapa chan memutuskan untuk membuat sendiri? yang jelas karena alasan amal. kalau kita pesan di orang, pasti mereka masih cari untung. alhamdulillah setelah chan rembugan ama saudara2, mereka menyambut antusias dan mau repot2 untuk membuat nasi kotaknya.

http://twitpic.com/afral1 << si nasi kotak

dengan dana yang terkumpul dari teman2 lebih dari Rp 1.300.000, alhamdulillah bisa jadi sekitar 125 nasi kotak dan 95 bungkus takjil yang telah chan singgung sebelumnya. memang rencananya Rp 15.000/ orang. tapi alhamdulillah bisa dapet segituh. bagaimana bisa? Wallahualam. kalau memang niatnya amal, Lillahi Ta’ala, Insya Allah ada jalan..

http://twitpic.com/afra73 << siap berangkat ke TKP

jam 15.30, alhamdulillah nasi udah jadi semua dan akhirnya jam 16.30 chan, dan sodara2 chan berangkat ke TKP. udah harap2 cemas niyh. bisa gak ya nyampe sebelum jam 5. akhirnya jam 16.45 kita sampai ke TKP.

di TKP, chan meminta tolong kepada seorang penghuni gang kelinci untuk memberitahu kami mana saja yang perlu diberi. Mak Nyak, itu panggilan yang biasa diucapkan oleh orang2 kepadanya. wanita paruh baya dengan tinggi sekitar 150cm dan berkulit coklat karena terbakar matahari. chan mengutarakan maksud dan tujuan kami kesana. Mak Nyak langsung menyambutnya dengan antusias.

dan pembagianpun dimulai! chan dibantu oleh 3 orang sodara chan. jadi hanya berempat saja. berhubung tidak ada temen2 dari Inoarashi lainnya, ya mau gak mau chan kembali meminta bantuan sodara. berempat kita mblusuk2 ke dalam gang kelinci. ketika banyak warga yang tahu, mereka langsung menggruduk minta. masing-masing dari kita langsung dikerubungi warga dari segala penjuru sampai kita nggak bisa bergerak. tapi alhamdulillah keberadaan Mak Nyak sangat membantu. sehingga masing-masing rumah bisa kebagian dan tidak ada yang dobel.

pembagian nasi selesai, sekarang waktunya membagikan takjil. awalnya kita berencana membagikan takjil di dalam terminal Joyoboyo. tapi apa mau dikata. rencana langsung terendus oleh anak2 jalanan yang akhirnya membuat kita kembali terjepit dan tak bisa kemana-mana. masing-masing dari kami mungkin dikerubingi oleh setidaknya 25 anak jalanan. lha kalo yang bawa ada 3 orang, apa gak ludes dengan seketika itu takjil? orang kita hanya bawa 95 bungkus aja. dengan semangat 45, diiringi dengan teriak2 biar anak2 gak rebutan, akhirnya takjilpun habis.

sebanyak 125 kotak nasi dan 95 bungkus takjil, akhirnya berhasil terbagi dan habis dalam waktu 15 menit. Subhanallah! 15 menit saja!! padahal awalnya chan bingung. nasi dan takjil segitu banyaknya tuh bisa habis apa nggak ya? ternyata kurang banyak sodara2!! karena kita berhasil membagi hanya sekitar 1/8 bagian dari gang kelinci. kalo 1/8nya menghabiskan segituh banyak kotak nasi, bagimana dengan seluruh gang kelinci?

heboh2an ama anak jalanan itu sumpah asli priceless rasanya. gimana gak priceless? yg namanya anak pasti gak mau hanya dapat satu, kan? nah ada satu anak itu minta terus, tapi chan tahu. akhirnya chan tegur.

“mbak mbak.. aku belum dapat!”
chan ngliat tangannya yang megang dua bungkus takjil “lha yang kamu pegang itu apa?”
dia tertunduk malu “ini buat saya ama ibuk.. tapi masih mau lagi.. blom dapet nasinya…” ucapnya dengan nada pelan
tangan chan langsung mengusap kepalanya, “berbagi sama yang lain ya. yang pengen dapet kan nggak cuman adek aja. nanti kalau masih ada, baru boleh ngambil lagi yaa…”
ia langsung mendongakkan kepala dan berkata “iya mbak!” lalu ia tersenyum.

namun ada satu kejadian yang berkesan di chan ketika membagikan nasi di dalem gang. ada seorang anak yang duduk di depan rumahnya. usianya mungkin sekitar 12 tahun. kalau chan liat, sepertinya ia ada keterbelakangan mental. so pasti anak itu tak luput dari nasi kotak kita. waktu dikasih dia senyum2 dan melihat kami lewat. nah, waktu kita mau kembali ke mobil, ia tersenyum dan berkata dengan lirih “makasih ya, mbak”. Ya Allah! saat itu chan merasakan sesuatu yang, *hening sejenak*, entahlah yang pasti tidak bisa digambarkan dengan kata2. terlalu rumit untuk dijabarkan. dijabarkanpun, chan yakin kalian tidak bisa merasakannya kecuali turun langsung seperti yang chan lakukan kemarin.

di dalam mobil chan termenung. perasaan chan campur aduk. antara lega, bahagia, sedih dan sesal. lega karena akhirnya selesai juga pembagiannya. bahagia karena bisa melihat senyum mereka setelah diberi. namun chan juga merasa sedih dan menyesal.

chan sedih dan menyesal karena tidak ada satupun temen2 chan yang datang untuk membagikan langsung. sedih karena chan tidak bisa menggambarkan maupun membagikan perasaan yang chan dapatkan kemarin.

andai saja kalian datang, kemarin..
chan yakin kalian akan merasakan apa yang chan rasa..

akhir kata, chan ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar2nya kepada temen2 Inoarashi, dan beberapa donatur lainnya yang turut berpartisipasi dalam acara ini. siapa-siapa aja yang menyumbang, rasanya tidak perlu chan sebut yah. biar chan, yg bersangkutan dan Allah SWT saja yang tahu🙂

Semoga amal dan kebaikan kalian barokah, dan dibalas oleh Allah SWT dengan nikmat yang tak terhingga. buat yang belum menemukan pasangan, semoga kalian cepat mendapatkan jodoh. buat yang belum kerja, semoga cepat dapat kerjaan. buat yang sudah kerja, semoga tidak ada halangan di kerjaannya. buat yg sekolah/kuliah, semoga lancar sekolah/kuliahnya.. Lancar rezeki dunia dan akhirat, terkabul hajatnya dan semuanya. Amien, amien ya Robbal Alamin..

PS. maaf fotonya cuman begini ajah, soalnya gak ada seksi dokumentasinya😄

7 comments

  1. ratu|nana|nene (@r_yumi91) · August 6, 2012

    aaaa!! kak chan gomen gabisa dateng, hiks, coba aja adekku gapake ngamar di darmo ;___;

    tapi aku ngerasain hal-hal yang kakak ceritain diatas pas kkn :3
    alhamdulillah acaranya berjalan lancar ya😀

  2. angki · August 6, 2012

    Woogh podo karo Keputran nek ngunu, jare kancaku cah Bandung, “Kampung seribu punten”

  3. NijiNoOu · August 6, 2012

    *in tears* Alhamdulillah sukses dan bisa membangkitkan senyum mereka!

  4. sibair · August 6, 2012

    Aku dulu kalau mau ke Joyoboyo kadang naik perahu gitu mbak. Jadi tau kalau ada gang-gang kecilnya juga.. Seru ya, berbagi tiada merugi…

  5. ipied · August 6, 2012

    ah rindu blusukan di gang kelinci joyoboyo itu… dulu pernah ke sana juga mencari anak jalanan yg mau kufoto… iya sempitnya benar2 sempit.. dan bikin terenyuh…😥

  6. Ndutykehandmade Shop · August 23, 2012

    dan semoga yg belom punya anak, segera dan dimudahkan untuk dikaruniai keturunan, aamiin….

    *nunut ndungo*😛

    • tu2t widhi · August 24, 2012

      @ndutyke: amieennn!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s