arti musisi favorit di hidupku

pada dasarnya, ecchan benernya tipe orang yang menyukai lagu dengan bahasa apapun, dan genre musik apapun kecuali underground dan house anthem -__-a genre underground itu yang kalo nyanyi treak2 gak jelas itu lho, banyak growlingnya. walaupun banyak temen2 cewekku yang suka, tapi tetep ecchan tak bisa menerima musik yang distorsinya tinggi. begitupula dengan house anthem. kalau pengen tahu lagu house anthem, itu lho lagu2 yang beat iramanya tinggi biasa dibuat joget yang sering dipopulerkan oleh Radio Wijaya FM di Surabaya. kalau kamu orang surabaya, pasti ngerti degh nama radio itu.

karena diriku suka lagu dengan bahasa apapun, berarti lagu berbahasa daerah seperti campursari, yang memasukkan unsur gending jawa, bahkan dangdut-pun tak masalah. beberapa dari teman2ku juga sempat syok karena ecchan juga suka lagu India.. HAHAHA! salahkan film India dengan koreografi tarian luar biasa itu. tapi emang tarian di film bollywood itu mempesona. jadi nggak peduli dibilang udik atau kampungan dengan selera nylenehku. namanya juga selera.. hahaha

dari sekian banyak penyanyi, grup band, boyband dan lain sebagainya, ada beberapa nama yang berarti bagiku. ecchan menyukainya bukan hanya karena lagunya enak didengar, tetapi karena ada unsur emosional yang menyelimutinya. walaupun ecchan tahu bahwa masih banyak musisi yang lebih-lebih dari mereka, tapi keberadaan mereka itu membuatku hidup.

1. Ebiet G Ade
ecchan tumbuh dan besar dengan lagu-lagu Ebiet G Ade. adalah hal yang wajar karena almarhum papa suka sekali menyetel lagu-lagu Ebiet G Ade. ketika beranjak remaja, ecchan sering nyanyi bareng di mobil ketika pergi ke luar kota, terutama perjalanan jauh. waktu itu mama dan mas tertidur, dan papa sendirian nyetir. ecchan ngerasa kalau dalam mobil itu harus ada satu orang yang bangun menemani sang sopir. posisi ecchan di mobil selalu berada dibelakang papa. alasannya simpel, karena dekat dengan papa.

lagu-lagu Ebiet G Ade terasa lebih menusuk ketika papa telah tiada. setiap kali aq mendengar lagu “titip Rindu buat Ayah”, dimanapun itu, ecchan pasti terhenti, mencari tempat untuk duduk dan diam.

Bahumu yang dulu kekar legam terbakar matahari
Kini kurus dalam terbungkus hmmm
Namun semangat tak pernah pudar
Meski langkahmu kadang gemetar
Kau tetap setia

bayangan papa itu selalu terlintas dengan senyum yang menenangkan hati. ya, ecchan memang sayang banget ama papa, melebihi sayangku pada mama. walaupun ecchan tahu kalau kita harus lebih menghormati dan menyayangi orang tua perempuan lebih dari apapun. tapi papa bagaikan malaikat dalam hidupku, dimana kediamannya itu ternyata melindungiku.

2. Hayashi Yasunori
hmm.. susah mendeskripsikan pria ini.. sudah kurus, ceking, suka berdandan ala perempuan, porno pula! *ngakak* ya, bukanlah semua pria itu porno ya. tapi ada yang diem aja, ada yang diumbar-umbar. walaupun suka berdandan ala perempuan, atau berpose super keren dan macho, pria ini menyimpan segudang talenta. sebut saja ia membuat lirik lagu, mengaransemen, memproduseri sendiri single & albumnya, mengkonsep album & singlenya, termasuk konsep foto maupun video klip. kemudian terlibat dalam setiap detail dari tour musiknya.

tak berhenti disitu, ia juga memiliki suara yang jernih walaupun aktif merokok -__-a tapi yang membuatku jatuh cinta dengan Yasu adalah penghayatannya dalam bernyanyi. memang ia membuat group band rock, dengan lagu-lagu yang “kelam”. tentang pengkhianatan, kebohongan, apapun itu. namun ketika ia menyanyikan lagu ballad, bahkan tanpa kamu tahu artinya apa, kamu bisa menangis. jika lagu itu tentang sakit hati karena ditinggalkan kekasih, kamu akan merasakan sakitnya. jika lagu itu mengenai perjuangan untuk bangkit dari keterpurukan, kamu juga akan merasakan perjuangannya. Yasu adalah orang yang brilian dalam membawakan lagu ballad.

yasucover

salah satu lagu yang membuat ecchan mewek-mewek gak karuan adalah Kimi Ga Iru Kara. lagu ini merupakan lagu yang diciptakan oleh Yasu, ketika ia mau menyerah dari dunia tarik suara karena infeksi pita suara. pada tahun 2009, disela-sela tour album keduanya, Yasu merasa sakit ditenggorokannya semakin parah. lalu setelah periksa ke dokter, Yasu mendapati fakta kalau pita suaranya bermasalah. ia diharuskan untuk menghentikan serangkaian tournya dan istirahat total dari bernyanyi dan operasi. jika Yasu tetap bernyanyi, dikhawatirkan pita suaranya putus.

bagi seorang penyanyi, tidak bisa menyanyi lagi sama seperti hidupnya berakhir. begitupula dengan Yasu. tapi dasar Yasu itu orangnya perfeksionis, dia tetap meneruskan tournya. hingga akhirnya ia terpaksa mengakhiri tour lebih cepat dari jadwal, karena segala upaya yang dilakukan untuk mempertahankan suaranya malah berbalik memperparah keadaan. di footage dvd konser album keduanya, Yasu menangis ketika gladi resik di salah satu arena konser. Yasu menangis karena ketika Yasu harus masuk untuk bernyanyi, ternyata suaranya tak keluar.

akhirnya kisar bulan Oktober-November, ia mengakhiri tournya dan memutuskan untuk istirahat total dari bernyanyi, dan merawat sakitnya. sebagai fans, pasti khawatir banget. akhirnya kita sebagai fans memberikan semangat padanya. mulai dari menuliskan email, kirim bingkisan ke fans club, dll. dan kisar 6 bulan kemudian, Yasu kembali mengeluarkan single Re:birth. awalnya ecchan takut kalau suaranya akan berubah. ternyata kekhawatiran ecchan salah. suaranya jadi semakin indah ;___; lebih bagus dari sebelumnya.

lalu pada bulan maret 2012 kemarin, tiba-tiba saja Yasu mengeluarkan single yang dapat didownload secara gratis dari websitenya. Kimi Ga Iru Kara adalah lagu yang diperuntukkan para fans. karena ditengah keterpurukannya, ternyata ia tak sendiri. ada begitu banyak orang yang sayang padanya.

3. Arashi
sejatinya, ecchan bener2 mencela grup idol Jepang satu ini. pada awal debutnya, ecchan bener2 jahat ama Arashi. bagaimana tidak? sudah suaranya cempreng, kalo ngedance bedigasan kek cacing panggang, pokoknya gak banget. walo benernya lagu yang mereka nyanyikan itu catchy, tapi tetep ngeliat lima orang kurus kering bedigasan itu nggak banget. salahkan sunrise nippon, dan Matsumoto Jun! di lagu sunrise nippon itu, yang namanya Matsumoto Jun itu bener2 pengen ecchan lempar sesuatu. abisnya itu tampang congkak abis.

arashi sunrise

ki-ka: Aiba Masaki - Ninomiya Kazunari - Sakurai Sho - Matsumoto Jun - Ohno Satoshi

ki-ka: Aiba Masaki Ninomiya KazunariSakurai ShoMatsumoto JunOhno Satoshi

singkat cerita, ecchan mulai ngefans ketika tak sadar menyukai Love So Sweet, dan memutuskan untuk mulai mengikuti mereka ketika mereka mengeluarkan single Truth. namun titik balik ecchan sampai ngefans abis dengan arashi dimulai dengan single Everything. saat itu ecchan habis sakit hati yang teramat sangat dengan seseorang. down, bener-bener down. beneran nggak mau ngapa-ngapain. shock, apapunlah itu namanya. tapi, bagaimanapun ecchan nggak mau nangis. karena air mataku tak pantas aku tumpahkan kepadanya, sesakit apapun hatiku.

ecchan menghabiskan malam itu dikamar sambil mendengarkan semua lagu jepang yang barusan ecchan download saat itu. pas termenung diatas kasur, lagu Everything ini tiba-tiba terputar. saat pikiran entah kemana, tiba-tiba ecchan terhenyak pada lirik berikut..

走れ走れ 夢に手を伸ばすのさ/ 叫べ叫べ 声の続く限り / 心の感じるままに

Hashire hashire yume ni te o nobasu no sa / Sakebe sakebe koe no tsuzuku kagiri / Kokoro no kanjiru mama ni

Run, run! Stretch out your hands towards your dream
Shout, shout! Until the top of your voice
Just like the feeling in your heart

lirik lengkapnya bisa mampir kesini

ecchan merasa ditempeleng sama Arashi. merasa dimarahi, tapi maksudnya itu menyadarkan ecchan dari keterpurukan. seolah-olah mereka berkata “woi! sadar woi! hidupmu nggak berhenti disini. kamu masih punya mimpi yang ingin kamu rengkuh. kamu masih ingin melakukan banyak hal. masa gara-gara hal seperti ini aja, kamu menyerah begitu saja?”

Mulai saat itu, ecchan mulai membiarkan Arashi masuk ke kehidupanku hingga saat ini. Lima orang itu telah menjadi orang yang menyadarkanku dari keterpurukan. dan sejak saat itu pula, ecchan tak cuma ngefans. ecchan menganggap bahwa Arashi adalah sahabat terbaikku, walaupun mereka tak tahu.
—————-

tiga nama tersebut sangat berpengaruh dihatiku. Ebiet G Ade, Hayashi Yasunori dan Arashi. lagu-lagu mereka seolah menemaniku melangkah, kemanapun aku pergi. menjadi pengingat ketika salah melangkah. menjadi kakak dengan petuah-petuahnya. menjadi pengayom dengan nada-nadanya. dan menjadi sahabat dengan sikapnya. mereka sudah kuanggap seperti keluarga ecchan sendiri.

bagaimana dengan teman-teman semua? adakah musisi yang berarti bagi hidup kalian? bukan sekedar suka dengan karyanya, namun seakan-akan sudah menjadi bagian dari hidup kalian. bukan mendewakan mereka, namun mendukung kegiatan mereka seperti sedang mendukung salah seorang keluarga kita ketika akan menghadapi ujian. adakah?

3 comments

  1. Ely Meyer · December 10, 2012

    wah .. titip rindu buat ayah juga aku suka lagunya, rasanya gimana gitu akalu ndengerin lagu ini

  2. danirachmat · December 12, 2012

    Berkaca-kaca baca liriknya titip rindu buat ayah dan muter lagunya di kepala. Kangen Bapak di Surabaya dan inget kalo saya sendiri sekarang seorang ayah. T.T
    Btw jadi penasaran ama Arashi dan Yasu, dulu juga suka denger lagu jepang dan pernah ikut Yosakoi dance dari UPT Bahasa ITS. Seruu

    • tu2t widhi · December 14, 2012

      Bentar! Th brapa ikut yosakoi? Jgn2 kita pernah bertemu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s