buat para ibu dan calon ibu…

ini video keren banget! wajib diliat buat para ibu dan calon ibu.. kalopun kalian cowok, ataupun cewek & cowok yang belum menikah, perlu juga melihat ini.. ini adalah sekilas yang terjadi di dunia parenting, saat ini.. atau udah dari dulu ya?

dikisahkah ada sekelompok orang tua dari berbagai golongan. masing-masing mengasuh bayinya dengan cara mereka sendiri. ada yang senang menggendong bayinya daripada ditaruh di kereta, yang memberi bayinya dengan ASI atau formula, ada ibu rumah tangga dan ibu pekerja, bapak-bapak, ada yang lebih senang menggunakan popok kain daripada pospak (popok sekali pakai) dan masih banyak lagi.

digambarkan bahwa, masing-masing kelompok merasa bahwa cara mereka adalah yang benar, lalu mem-bully cara orang tua lain yang menurut mereka tidak benar. sampai akhirnya… silahkan dilihat sendiri videonya😀 (sumber: Mum Central)

ecchan baru saja masuk ke dunia motherhood yang ternyata JAUH dari bayangan INDAH, seperti yang pernah chan dengar dari cerita-cerita maupun dongeng-dongeng klasik. bahwa memiliki anak adalah sesuatu yang luar biasa… ummm… memang sih ya.. memiliki anak adalah sesuatu yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. gembira, bahagia, senang, sedih, haru semua campur aduk jadi satu. tapi ada satu perasaan pasti yang selalu menyertai:

apapun kebijakan yang diambil untuk membesarkan anak kita, selalu diikuti dengan cercaan dan caci maki berujung pada verbal bullying, apabila tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat sekitar.

ini serius!

ecchan rasa tidak hanya satu dua orang tua saja yang merasa seperti ini, tapi kebanyakan pasti punya perasaan seperti itu. semua berawal dari si ibu hamil. dari kiri kanan ngomong A sampai Z, apa yang boleh dan apa yang tidak. pada dasarnya, tak ada diet khusus untuk ibu hamil. selama kamu bisa makan, makan saja. sayangnya ecchan punya pantangan makan ayam-telur-ikan-dan turunannya jadi kalau mau makan, beneran susahnya minta ampun.

“ada ayamnya apa nggak? ada kandungan ikannya apa nggak? pedas ya? egg free?” dan masih banyak lagi. jadi bisanya makan tahu-tempe-buah dan sayur doang.

eh, nggak ada pantangan ama daging sapi ama kambing kan, chan?

emang nggak ada.. tapi kamu mau makan daging sapi/kambing tiap hari? daripada makan dua jenis daging yang teramat “berat” itu, lebih baik chan gak makan. makan sih tapi jarang banget. sebulan sekali gituh chan ada hari dimana chan makan daging sepuasnya *hallo steak sapi suci*😄 itupun habis makan rasanya nyesel banget. bukan karena mahalnya.. tapi karena KENYANGNYA!!😄 dan di steak sapi suci itu sauteed spinach-nya hauwwennak.. gak ada menu sauteed spinach doang yah?😛 *salah fokus*

oke.. akhirnya si ibu hamil sudah menghitung hari menuju persalinan. polemik mulai datang. “mau melahirkan normal, ato sesar?“.

kalian tahu, buat seorang ibu muda yang hamil anak pertama, bayangan mereka akan persalinan normal itu seperti neraka. sakitnya minta ampun. coba tanya pada siapapun yang melahirkan normal, kebanyakan pasti bilang “haduh nggak lagi-lagi deh melahirkan normal. sakit rasanya udah mau mati aja!“. sedikit yang bilang “melahirkan itu proses yang luar biasa. seru, indah, rasanya seperti melihat Tuhan disana. aku ingin merasakannya kembali“.

beruntung, ecchan punya teman-teman yang support dan bilang “jangan takut, chan! melahirkan itu proses yang alamiah. jangan pandang rasa sakitnya. ingatlah bahwa setelah itu akan datang kebahagiaan karena kamu bisa mendekap anak di dalam kandunganmu itu” atau “takut itu wajar kok chan. sudahlah, serahkan semuanya pada Allah SWT. biarkan semua berjalan dengan alami“.

dan akhirnya si bayipun datang ke dunia. kalau si ibu melahirkan dengan normal, si ibu akan diapresiasi oleh banyak orang. bagaimana dengan sesar? “kenapa nggak normal? ah, kamu belum menjadi ibu yang seutuhnya karena belum melahirkan secara normal” dan berbagai macam jenis pem-bully-an yang ada. padahal kita nggak tahu apa yang menyebabkan terjadinya sesar. entah si jabang bayi sungsang, melintang, terlilit tali pusar, air ketuban tinggal sedikit, tidak mau turun ke jalan lahir dan masih banyak lagi penyebabnya. saya rasa mbak Vicky (dan para dokter kandungan) juga lebih khatam perkara ini. dan postingan senada juga sudah pernah chan bahas disini.

si bayi lahir, lalu dihadapkan pada masalah ASI/Susu Formula. dimana para ibu baru tersebut seakan ditekan agar segera “pintar” menyusui anaknya, tanpa diberi pengarahan dan ilmu yang benar. mbok pikir nyusoni bayek kuwi angger njejelno nang mulute, ngono tah? ternyata menyusui itu bukan hal yang mudah lho! lagi-lagi ecchan pernah membahasnya disini :D

and the story continues…

~tu2t, 24012015~

9 comments

  1. Rumambay · January 24, 2015

    bagus videonya, menginspirasi sekali… thanks for share🙂

    kalo mau order paket tour Jogja, bisa kunjungi -> http://paketwisatajogja.net

  2. fenty6285 · January 24, 2015

    Bagiku berhubungan dengan anak adalah setiap hari itu pelajaran baru buat kita, itu aja, hehehehe

  3. Aan · January 25, 2015

    aku belum pernah melahirkan…😐

  4. buzzerbeezz · January 25, 2015

    Saya dan istri juga baru saja menjadi orang tua. Bukan hanya soal2 di atas lho bahan bully-nya. Bahkan ada yang menanyakan ke kami dengan nada sinis soal panggilan Bapak Ibu yg kami pake untuk memanggilkan diri kami ke anak. Hehehe..😀

    • tu2t widhi · January 25, 2015

      Wah selamat menempuh hidup bru yaaaa.. dan ya emang gitu. Hal sepele aj klo gak sama (menurut org lain) pasti lgs jadi bahan bully..

  5. Ulfah Uswatun Hasanah · January 26, 2015

    bener bener *manggut manggut..
    mau melahirkan ni,.. doanya semoga sehat debay dan ibunya yaaa..
    keknya bakal ngalamin hal yang sama..:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s