Masalahnya dimana sih??

Benernya pagi ini mau bikin postingan tentang acara Surabaya Nihon Matsuri 2015 yang diselenggarakan oleh Konsulat Jendral Jepang di Surabaya kemarin. Tapi kok ya yang namanya kerjaan itu adaaaa aja godaannya. Jadi, postingan hari ini nadanya curhat ya, temans. Padahal ecchan nggak pernah ada yang namanya “aku benci hari Senin” lho.

Jadi begini… *ambil nafas*

Ecchan kerja di sebuah “Mall” yang sebenarnya tidak berupa mall (karena lebih mirip dengan tempat kulakan IT macam glodok) di Surabaya. Dan bagianku adalah Customer Care. Dari namanya saja sudah kelihatan kan kerjaannya seperti apaan? Yap, melayani pelanggan. Salah satu bentuk pelayanan pelanggan dari mall kami adalah penukaran hadiah.

Jadi, siapapun yang membeli barang di Mall kami minimal Rp 500.000 bisa mendapatkan merchandise dari kami, dengan syarat-syarat tertentu. Kebayang dong pusat perbelanjaan/perkulakan khusus IT gitu, barang-barangnya tidak seharga beberapa puluh ribu saja kan? Oleh karenanya banyak pelanggan yang berbelanja di Mall kami menukarkan hadiah di pusat penukaran kami.

Tugasku sudah tentu selain melatih anak-anak yang baru lulus SMA itu menjadi seorang “customer service” yang baik dan ramah, juga melatih mereka dalam hal matematika alias hitung-hitungan stok. Berhubung ecchan memiliki beberapa proyek yang harus dilaksanakan selain pusat penukaran hadiah ini, sudah tentu ecchan butuh tangan kanan dan kiri tambahan untuk mengurusi semua itu. Tangan kirinya duduk manis di kantor karena ia bertugas sebagai administrasi, sedangkan tangan kanannya bertugas di lapangan, untuk memantau jalannya penukaran hadiah di lapangan. Karena dalam sehari, penukaran hadiah bisa menyentuh 300-400 penukaran, belum hari sabtu plus ketika ada acara. Bisa-bisa penukaran hadiah 2x lipat hari biasanya.

serba5rebu

Beberapa minggu terakhir, ada saja masalah yang diangkat oleh papi bos perkara divisiku ini. Mulai dari A sampai Z, sampai-sampai ecchan merasa “kalau begini terus, rasanya chan gak becus banget mengurusi sebuah divisi”. Padahal sebelum ecchan cuti melahirkan, semuanya baik-baik saja. Terus masalahnya itu dimana?

Demi mengusut hal ini, beberapa minggu terakhir ecchan “turun gunung.” Ecchan mengawasi diam-diam kerjaannya anak-anak. Semuanya baik-baik saja kecuali satu, tangan kananku. Tidak sekali ini saja ecchan mengingatkannya. Sudah berkali-kali, bahkan kalau chan mengingatkannya itu tidak serta merta dia saja, semuanya ecchan ingatkan. Karena yang namanya tim, jadi semuanya berkesinambungan.

Ternyata tangan kananku itu membuat peraturan sendiri dari peraturan yang kubuat. Sebel dong ya! Gak sekali dua kali mau mecat dia tapi aku inget satu hal, aq nerima dia karena mau nolongin dia yang kebingungan cari kerja karena ijazahnya cuman SMP. Jujur, ecchan bukan orang yang melihat hanya dari ijazah. Ecchan melihat kemampuannya. Tapi kok ya lama2 bikin ecchan capek sendiri ama kelakuannya….

Akhirnya papibos kesal dan kedapatan tangan kalo si tangan kanan ini bekerja tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apa yang terjadi? Tiba-tiba tempat penukaran hadiahku ditutup sementara, langsung ada meeting dadakan dan begitulah…

Mulai dari nol lagi…

~tu2t, 23022015~

12 comments

  1. ranselijo · February 23, 2015

    Ouch….this is not a good news, Mbak. Sabar ya.🙂

    • tu2t widhi · February 23, 2015

      absolutely not lah, mbak.. siapa yang mau mecat anak buah? ya itu karena udah keterlaluan sih dianya. saya sudah angkat tangan. abisnya sering sudah saya marah-marah gara2 dia bikin aturan sendiri yang ujung2nya aq dimarahi pak bos..

      oh life~

  2. Gara · February 23, 2015

    Owh, sepertinya frasa “mulai dari nol lagi” itu tidak terlalu mengenakkan semua orang, Mbak. Sabar, ya :hehe.

    • tu2t widhi · February 23, 2015

      iya.. soalnya mau gak mau harus “turun gunung” lagi sembari mencari kandidat baru…

      makasih! dan memang harus sabar.. *cari2 pil sabar*

      • Gara · February 23, 2015

        Semangat Mbak! Semoga kandidat barunya lebih baik dari yang kemarin :))

  3. dani · February 23, 2015

    ouchy ouch. Semoga bisa diselesaikan dengan baik untuk semuanya ya Chan..

    • Andik Taufiq · February 23, 2015

      kok roto-roto seko suroboyo yo pakdhe…😀

      @Ecchan: sing sabar, smg tetep mbois…🙂
      salam

      • tu2t widhi · February 23, 2015

        Okeeee… mbois poreper an eper!! :3

  4. nyonyasepatu · February 23, 2015

    waduh😦 kasian tapi kalau ngerepotin gimana juga ya huhu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s