“hidup” tanpa internet

“mbak.. aku tolong desainkan spanduk dong”

“oke nggak masalah. Tapi gambar2 apa yang perlu dipajang di spanduk, kamu yang cari ya.”

“ya.. mbak juga dong yang cari. Aku kan nggak tahu gambarnya kudu gimana.”

“masalahnya, aku kan nggak ada koneksi internet.”

“lho.. kok bisa sih?”

“iya.. mulai Januari lalu, tempatku sini udah gak ada koneksi internetnya.”

“howalah.. eh mbak mbak… kok bisa betah sih didepan komputer dan nggak ada internetnya?”

Kok bisa ya?

Kalau pertanyaan tersebut dilayangkan padaku beberapa tahun yang lalu, jawabannya sudah pasti “saya tidak bisa”. Gimana nggak? Tiap hari pasti ada saja anime yang di unduh buat ditonton dikala senggang atau ketika dirumah. Itu baru anime. Belum variety show, documenter, drama, video klip dan lain-lain dari TV Jepang sono😛 intinya, semua acara di Jepang ku unduh😛

pcnglamun

Semakin tahun, kerjaan makin numpuk. Mulai dari desain promotion kit, cari-cari materi promo, hingga bikin laporan harian-mingguan-bulanan yang bikin stress itu. Eh benernya nggak stress kok bikin laporan seperti itu. Kalo urusannya ama sesuatu yang “mati” seperti itu, chan nggak bakalan stress. Biasanya stress terjadi kalau sudah ada urusannya ama yang “hidup”😛

Semakin numpuknya kerjaan tersebut otomatis membutuhkan konsentrasi dan fokus kan? Akhirnya ecchan melihat bahwa adanya koneksi internet di kantor adalah salah satu penghambat kinerja.  Lha kok bisa? Ya iya lah. Dikit-dikit pengen buka FB, trus blog walking, trus posting blog, trus browsing-browsing hal-hal yang gak ada hubungannya ama kerjaan. Internet is an effective brain distractor for me from my job.

Terus, kok bisa betah di depan komputer walau nggak ada internet? Jawabannya pasti dan jelas: karena ada yang dikerjakan. Bikin laporan itu harus fokus, jadi jangan sampai laporannya ada copas tips-tips apaan gituh yang dilihat di website. Itu bisa fatal. Terlebih diriku kalau sudah overload information di otak gitu, yang ada meracau nggak jelas😄

Sekarang yang namanya internet sudah bisa dijangkau dengan mudah dengan ponsel. Jadi kalau butuh apa-apa ya buka ponsel aja buat browsing ataupun chatting. Enaknya internetan pake ponsel kalo dikantor tuh, kalau pas ada laporan, trus nggak ada internet di PC, ya ponselnya ditaruh sambil di charge. Ecchan termasuk orang yang malas ngeladenin ponsel kalau sudah mancep di depan komputer sih ya.

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa kamu dapatkan ketika kamu mengenyahkan yang namanya kebiasaan “internetan” ataupun “chatting” baik di PC maupun di ponsel. Diantaranya:

  1. Pekerjaanmu cepat selesai. Ini mah pasti. Tidak ada pengganggu sih. Jadi bisa segera menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk. *jadi inget tumpukan piring kotor dirumah*
  2. Kamu akan menemukan hal sepele yang menarik dari sekitarmu. Ketika kamu berhenti beraktifitas dengan ponselmu, mau tidak mau kamu akan memperhatikan sekitar. Disana kamu akan menyadari bahwa banyak hal sepele yang menarik untuk dicermati. Semisal: ternyata temen kerjaku itu suka ngupil ya😄
  3. Kamu akan melakukan sesuatu yang ingin kamu lakukan selama ini. Namanya juga “puasa pegang ponsel” atau “puasa nyalain PC”. Mau tidak mau kamu harus menyibukkan diri sendiri dengan melakukan sesuatu kan? Bisa jadi kamu akan melakukan hobimu yang sudah lama tidak pernah kamu lakukan.

Sekarang porsi internetan Ecchan di kantor (sudah jelas) berkurang drastis. Dan karena internetannya pake modem dan pulsa pribadi, kalau ada yang minta kerjaan dikirim via email ataupun ada bau-bau cari materi di Internet, sudah pasti Ecchan nggak mau.

vincphone

Dan dikala sedang nganggur maksimal seperti ini, yang Ecchan lakukan ya kalau gak: chatting di LINE/WA, maenan game PC, ngetik bakal postingan di word atau merajut (knitting). Haha.

Kalau kalian, betah nggak sih sehari tanpa internet baik browsing maupun chatting di PC maupun ponsel? Termasuk tidak membuka semua akun medsos baik itu FB, Twitter, Path, IG dan lain sebagainya.

Ecchan? Betahnya bertahan antara 12-18 jam doang. Hahahaha!

~tu2t, 15042015~

11 comments

  1. nyonyasepatu · April 15, 2015

    Gak mungkin aku sanggup hahahha tapi kalau traveling lain soal sih🙂 bisa aja tanpa internet.

    • tu2t widhi · April 18, 2015

      ya beda perkara lagi kalo travelling.. travelling ya menikmati perjalanan.. masa internetan😛

  2. Abi Sabila · April 15, 2015

    dulu saya pernah kecanduan catting, kemudian blogging , kalau fb dan twitteran sekedar tau aja, tapi belakangan karena sibuk dam harus fokus dg kerjaan jadi jarang online, baru online kalau pas lagi di jalan seperti sekarang ini, daripada bengong atawa kesel kejebak macet, mending internetan

    • tu2t widhi · April 18, 2015

      kalo sekedar buat mengisi waktu luang dikala bosen gitu, sepertinya bisa dimaafkan kok.. haha

  3. JNYnita · April 15, 2015

    Aku skrg ada jadwal offline.. Hahaha.. Distraksi banget Internet itu!

  4. Ryan · April 17, 2015

    Ketergantungan yang parah Chan. Itu yang dihadapi oleh banyak orang, saya juga sih. Hahahaha.
    Tapi lagi biasakan gak pegang hape atau internetan beberapa jam sehari. Hasilnya kadang kena omel karena dihubungi atau di WA gak jawab. Hahaha

    • tu2t widhi · April 18, 2015

      nah ituh.. makanya aku mesti bilang ama temenku.. kalo urgent.. sms ato telpon.. hahaha

      • Ryan · April 18, 2015

        Hahahaha. Pertanyaannya bisa gak mereka. Hehehe

  5. ogieurvil · April 19, 2015

    mana tahaann.. gyahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s