menjadi vegetarian -part 3-

Bagaimana rasanya menjadi vegetarian?

Satu kata: berat. Menjadi vegetarian di dunia para pemakan daging itu berat. Yang namanya udang itu enak. Steik itu lezat. Dan ayam kecap adalah dewa😄 Namun bila mengingat jika saya makan makanan yang saya pantang itu efeknya menyebalkan, lebih baik tidak saya makan deh.
image

Selain itu, mengubah kebiasaan makan daging menjadi makan sayuran itu efeknya cukup bagus. Diantaranya:

  • Badan terasa ringan. Sebenarnya saya bisa makan daging. Namun jika saya makan daging tiap hari, badan terasa berat, dan yang nggak oke adalah munculnya bau badan. Itu menyebalkan sekali. Namun ketika saya rutin makan sayur, badan terasa ringan dan
  • Bebas bau badan. Ini sungguhan lho. Kecuali kalo makan jengkol ataupun petai, mungkin ada sedikit bau yang keluar dari system pembuangan bernama keringat😛
  • Pikiran lebih jernih. Pernah dengar “you are what you eat”? ketika saya makan daging, saya lebih agresif. Namun ketika saya makan sayuran, saya lebih tenang.

Saya merasa, saya mendapatkan banyak keuntungan dengan menjalani diet vegetarian. Yang terpenting adalah saya menjadi sehat dan saya sudah tidak mengkonsumi obat kimia lagi (jika tidak terpaksa).

Saya akui, saya belum bisa dikatakan sebai seorang vegetarian sejati. Karena terkadang, saya masih ingin makan steak. Man! Steak-nya Holycow itu wennak yo! Tapi ya nggak mungkin tiap hari ataupun tiap bulan. Mungkin hanya ketika diriku ultah saja😄 *pelit nyari gratisan* *ini penting*

#brunch #vegetable #babykailan #carrot #linecamera

A photo posted by Tutut Widhi (@tu2twidhi) on

Saya juga masih minum susu sapi. Walaupun frekuensinya sudah berkurang jauh karena sudah tergantikan dengan susu kedelai maupun sari kacang hijau. Ini lagi cari-cari referensi untuk membuat rice mylk dan oat mylk. Sayang banget itu beras merah nganggur minta dikonsumsi😄 dan sumber kalsium selain susu adalah sayur-sayuran hijau. Jadi saya makan sayuran hijau itu sudah membantu asupan kalsium lho, walau tidak minum susu sapi. Walaupun kalau merasa kurang, saya baru minum susu sapi.
image

Saya berhenti diet vegetarian dan makan daging sapi, kambing, bebek serta belut itu ketika hamil. Makan sebanyak apapun tetap lemas dan pusing banget. Setelah makan daging langsung segar kembali. Namun sejak berhenti kerja, frekuensi konsumsi daging sudah berkurang drastis dan saya mulai kembali pada jalur. Toh, anakku juga sudah bisa makan dan tidak hanya mengandalkan ASI. Jadi saya bisa kembali pantang daging. Yeay!

Saran buat yang ingin menjadi vegetarian

  1. Kamu harus punya alasan kuat mengapa kamu menjadi vegetarian. Karena menjadi vegetarian itu tidak mudah. Butuh komitmen tinggi. Sama seperti komitmen untuk olah raga ataupun menikah. Bagi saya, menikah itu komitmen terbesar dan harus dipikirkan baik-baik. Karena nggak mungkin kan sini menikah tapi masih lirik kiri kanan. Malah OT😛
  2. Setelah kamu memiliki alasan yang kuat, utarakanlah niatmu kepada orang terdekatmu. Karena dukungan dari merekalah yang terpenting. Kamu tidak bisa melakukannya sendiri. Bisa stress lama-lama. Lagipula, merekalah yang akan mengingatkanmu jika kamu mulai kendur. Kecuali jika kamu orangnya berpendirian kuat ya. Tidak ngomong pada siapapun ya kamu masih bisa terus melakukannya.
  3. Selalu sedia makanan pendamping. Karena penerapan diet vegetarian di pola makan sehari 3 kali itu tidak cukup. Terlebih jika aktifitasmu tinggi. Dijamin cepat lelah dan lemas. Itu memang efek umum yang terjadi pada orang yang pertama kali diet vegetarian. Namun itu hanya sementara. Karena lama-lama tubuh akan menyesuaikan dengan apa yang kamu makan.
  4. Jadwal kapan kamu makan daging. Jika tidak kuat menghentikan konsumsi daging secara langsung, lakukan secara bertahap. Misalnya sehari 3x jadi sehari 1x. lama2 3x seminggu, 1x seminggu, 2x sebulan dan seterusnya. Lama-lama bisa berhenti dengan sendirinya kok.
  5. Lebih baik masak sendiri. Karena ketika kamu masak sendiri, kamu tahu apa yang kamu campurkan ke dalam makananmu. Setidaknya, homemade lah.

Kata-kata terakhir.

Saya menjalani diet vegetarian bukan karena sedang trend. Namun karena keadaan kesehatan dimana mau tidak mau harus saya lakukan. Enaknya memulai diet vegetarian pada saat ini adalah informasi yang sungguh banyak sekali di internet, adanya komunitas sehat dan catering makanan sehat/vegetarian. Menjalaninya sekarang sangat mudah dibandingkan 7 tahun yang lalu. Semakin banyak orang-orang vegetarian atau mereka yang menerapkan metode food combining yang membagikan resep di internet.

Dengan maraknya modifikasi bahan pangan, penyuntikan bahan kimia pada binatang supaya dagingnya lebih montok, semakin variatif dan inovatif gerai makanan cepat saji, ada baiknya mulai sekarang kamu berfikir dan membatasi apa yang kamu masukkan ke mulutmu.

Being healthy is getting easier. But it’s up to you to choose what you eat.

~tu2twidhi, 05032015~

6 comments

  1. dani · March 7

    Sekitar 11tahunan yang lalu diriku vegetarian. Masuk kerja perlahan-lahan jadi pemakan segala. Hiks. Kangen ngeveget lagi euy baca ini.

  2. emine · March 7

    inspiratif, mbak. saya baca dr part 1 sampe selesai. luar biasa ya perjuangannya. semoga sehat terus, mbak.
    salam kenal.

    • tu2t widhi · March 13

      Thx udah baca dari part 1. Semoga menginspirasi agar bisa menjalani hidup sehat sebelum terlambat.
      Salam kenal juga.

  3. nyonyasepatu · March 8

    kenapa vegetarian WId? aku juga pengen banget tapi sekarang lagi mau mulai FC lagi deh. Dulu sempet FC berhenti trus mulainya lagi susah banget

    • tu2t widhi · March 13

      kalo kenapanya sih, bisa dilihat di postingan part 1 dan 2, non.. hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s