Menstrual Cup, Iya apa Nggak?

Ada yang pernah tahu tentang Menstrual Cup? Itu lho, Cup untuk menampung darah haid. Selama ini yang kita tahu kan ketika menstruasi, kita menggunakan menstrual pad. Si menstrual pad ini emang banyak variasinya di pasaran. Ada yang sekali pakai, ada yang dari bahan kain jadi bisa dicuci.

Nggak usah ditanya ya tentang yang sekali pakai. Ada banyak banget jenisnya: bentuk pad hingga celana, ketebalan yang bervariasi, untuk malam dan siang dan masih banyak lagi.

Untuk yang dari bahan kain pun mulai terdengar gaungnya sejak 3-4 tahun yang lalu. “Gak takut tembus emangnya?” well, ada beberapa bahan dimana emang menghambat atau menahan si darah haid itu untuk tembus keluar.

Baik menstrual pad sekali pakai dan yang berulang kali pakai pasti ada plus minusnya ya. Termasuk menstrual cup.

“hailah apalagi tudah yang namanya menstrual cup?”

jadi perempuan ini emang merepotkan ya 😀 banyak banget pernak perniknya. ember deh! tapi ya sudah dinikmatin aja. toh kita lahir tuh masa bisa milih ke Yang Maha Kuasa untuk dilahirkan sebagai apa, di keluarga apa dan bagaimana? Yang jelas, mau jadi perempuan mau jadi laki-laki, sama aja beratnya. Tugas dan tanggung jawabnya berbeda namun sama beratnya. Gak bisa dibandingkan satu sama lain, okeh?

disclaimer: disini saya tidak menjelaskan tentang pornografi ya. ini adalah sebuah edukasi yang perlu dipahami oleh semua perempuan. jadi dimohon untuk tidak disalah artikan. terima kasih.

Kembali ke topik yes XD

menscup1

Jadi menstrual cup adalah sebuah cup yang berbahan silikon (yang aman bagi tubuh, bukan asal silikon), dimana ia berfungsi untuk menampung darah haid ketika terjadi haid. si Cup ini memiliki beberapa kapasitas dan juga ukuran. Mulai dari ukuran buat mereka yang sama sekali belum pernah melakukan sex, sudah pernah melakukan dan sudah pernah melalui persalinan normal (vaginal birth).

Cara pemakaiannya cukup mudah. Tinggal dilipat, dimasukkan, agak dibenarkan sedikit posisinya biar pas, dan selesai. Jika bingung seperti apa, bisa lihat videonya di bawah ini.

Oke, saya yakin beberapa dari kalian yang belum pernah menggunakan menstrual cup pasti bakalan merasa nyerilah, sakit perut lah atau reaksi bernada “hiiiyyhh” lainnya. Sayapun pertama kali tahu juga bereaksi seperti itu.

Pertama kali tahu sih sekitar 10 tahun yang lalu, kalau nggak salah. Salah satu teman saya waktu itu beli di London dan mencobanya. Dia suka karena nggak perlu repot-repot lagi bawa si menstrual pad kemana-mana. Setelah itu dia membagikan “penemuan” dia ke lingkaran pertemanannya. Waktu itu mereknya Moon Cup, dan harganya (kalo nggak salah) sekitar Rp 260 ribu.

Maju mundur? Oh jelas saya maju mundur. Terlebih saya belum aktif dalam kegiatan seksual. Sehingga penggunaan menstrual cup yang dimasukin ke dalam vagina itu terkesan horror banget. Plus stigma masyarakat dimana seorang perempuan harus menjaga keperawanannya hingga ia menikah. Jadi, horror lah ya.

Horror, tapi penasaran. Ya itulah manusia XD

Lalu bertahun-tahun kemudian, diriku membaca stories-nya mbak Noni, dimana ia juga maju mundur untuk mencoba menstrual cup, hingga akhirnya mbak Noni mencobanya. Diriku yang sudah merasa capek menggunakan menstrual pad, dengan segala drama iritasi dan ketidak nyamanan itu, akhirnya memutuskan untuk “yasudahlah beli dah!”

Beruntungnya diriku saat itu, temenku ada yang menjual menstrual cup yang baru saja ia beli karena ia mendapat hadiah dari suaminya. Jadi ia memiliki kelebihan menstrual cup. Dan ketika ia tahu diriku sudah kepo maksimal, yasudah ditawarkanlah si cup kepadaku. (si Cup belum pernah dipakai ya. Jadi itu bukan bekas pakai)

Jujur, menggunakan si cup ini butuh latihan yang berulang-ulang. Bagaimana cara masukinnya, bagaimana cara melipatnya dan posisi yang pas seperti apa. Karena kalau posisinya gak pas, so pasti bakalan tembus bin ambyar ke celana.

menscup2

Namun jika kamu emang sudah niat untuk menggunakan si menstrual cup ini, sudahlah, kamu bisa jatuh cinta dan nggak akan kembali lagi ke yang namanya Menstrual Pad sekali pakai, Tampon, Menstrual Pad Kain dan lain sebagainya. Karena apa?

  • Ini salah satu alasan kenapa saya cinta ama si cup: bisa olahraga dengan tenang. Jadi masih bisa yoga dan juga renang tanpa khawatir bocor. Jogging-pun masih berasa nyaman kok.
  • Lebih nyaman, bagaikan tidak haid sama sekali. Kenapa nyaman? lha wong nggak ada tembelan di celana untuk menampung si darah haid yang keluar. Dan kalau kalian bertanya-tanya “emang nggak kerasa ada ganjelan gituh didalam (leher rahim)?” Nope. Nggak ada perasaan mengganjal sama sekali. kalau sampai merasa nggak nyaman, berarti posisinya nggak pas.
  • Bisa beraktifitas tanpa khawatir tembus. Yang penting kalau pas awal-awal haid, sering-sering dikosongin aja cupnya. Setiap 2 jam sekali dikosongin. Kalau sudah mau selesai, bisa sampe 8-12 jam.
  • Bisa tidur dengan nyaman, yang penting sebelum tidur dikosongin dulu cup-nya.
  • Eco-friendly atau lebih ramah lingkungan. Karena kita tidak membuang pad sekali pakai kita. tinggal dituang ke dalam closet lalu bersihkan pakai air. lalu pasang lagi. beres deh. Hu uh semudah itu kok.
  • HEMAT!! *ini juga alasan penting* karena nggak perlu lagi beli pad sekali pakai yang berbagai ukuran itu. Karena biasanya harus beli yang ukuran panjang sampai 42cm dengan sayap, ukuran maxi dengan panjang normal dengan sayap hingga 2 pack masing-masing isi 20 pad. udah ya itu tinggal dikalikan aja. dalam satu bulan sudah Rp 40-50ribu keluar hanya untuk urusan si pad. apalagi sekarang pas iseng-iseng jalan di mini market, saya menemukan pad berbentuk celana dengan harga sekitar Rp 10ribu isi dua. Isi dua gaes! dua kali pakai doang. jadi ya adanya si menstrual cup ini benar-benar saves a lot of money, alias sangat hemat mat mat.

Itu alasan oke-nya kenapa si menstrual cup lebih oke dan nyaman. kalau nggak okenya? palingan ketika kita nggak pas masangnya. awalnya mungkin nggak terasa. tapi kita kan tahu nih kalau darah haid keluar. nah kalo nggak pas masangnya, siap-siap aja bocor yak, cyin. apalagi pas diluar rumah, wah sudah deh akibat. langsung beli celana/rok baru deh daripada malu.

Terus bagaimana caranya mencari Mestrual Cup yang bagus?

  1. Bahan yang digunakan adalah “Medical Grade Silicone”. Jadi bukan silikon abal-abal lho ya. ini adalah silikon yang sudah dapat sertifikasi medis, jadi aman untuk digunakan sebagai menstrual cup. yang pakai medical grade silicone ini bebas alergi. jadi lebih aman. Beberapa cup ada yang berbahan latex, hanya saja kita gak tahu kan kita ini alergi latex apa ndak.
  2. Merek. Usahakan membeli merek yang sudah sering kamu dengar: Moon Cup, Organicup dan beberapa merek lainnya. Dan jangan lupa ricek produknya. Dia itu sudah beredar di pasaran berapa lama. Kalau sudah beredar lebih dari 2-3 tahun, kemungkinan besar dia sudah banyak terjual dan sudah banyak testimonialnya.
  3. Jangan malas cek rating dan testimonialnya. karena dari situ kita bisa tahu kualitas si Cup setelah dipakai oleh beberapa konsumen.
  4. Ikuti survey yang ada di websitenya terlebih dahulu supaya kamu mendapatkan ukuran yang tepat. jangan asal beli ukuran A, B atau Cup yang ditujukan buat mereka yang belum aktif kegiatan seksualnya. Salah ukuran = tidak nyaman.
  5. Tak kalah penting adalah harganya. rata-rata harga menstrual cup itu diatas Rp 350ribu/cup nya. ish mahal kalik! ya itu bisa dipakai selama 10 tahun sih. Rp 350ribu untuk 10 tahun kira-kira murah atau mahal? ini salah satu bentuk investasi dalam kesehatan, itungannya begitu. Namun yang ingin saya tekankan adalah: Kalau harganya dibawah 350ribu (Kecuali dalam keadaan sale/promo), silahkan curiga. Kalian kudu benar benar cek poin-poin diatas. Mulai dari bahan, merek, testimonial, sudah beredar berapa lama di pasaran, dan lain sebagainya. ada baiknya juga kalian bertanya dan mencari rekomendasi dari teman-teman yang sudah menggunakan si Menstrual Cup.

Setahun sudah saya pakai menstrual cup, dan selama itu saya nggak kepikiran untuk kembali menggunakan pad. Saya tidak menyarankan kalian untuk beralih ke menstrual cup. toh saya bukan salesnya menstrual cup kok hehe. namun jika kalian sedang mencari bahan pertimbangan untuk beralih dari menstrual pad, mungkin tulisan saya ini bisa jadi bahan pertimbangan kalian. Mungkin ada yang mau menambahkan apa saja yang perlu dipertimbangkan ketika mau beralih ke Menstrual cup? tinggalkan komen dibawah ya.

hai! Ecchan deshita!
~february 19, 2020~

4 thoughts on “Menstrual Cup, Iya apa Nggak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s