Menanam ginseng yuk!

Berhasil dalam mengembangbiakkan bayam brazil dan telang membuat gue bersemangat untuk mencoba mengembangbiakkan tanaman lain. Sesungguhnya gue ini ingin sekali mengembangbiakkan mawar. Namun beberapa teman mengatakan bahwa mawar itu gampang-gampang susah. Jadi ya sudahlah, baca-baca dulu informasi mengenai mawar sebelum mengembangbiakkannya.

Dikarenakan gue suka tanaman yang bisa dimakan, akhirnya gue mencoba untuk memperbanyak tanaman ginseng. Jangan dibayangkan seperti ginseng korea ya, beda bok.

Gue suka banget dengan daun ginseng, karena memang enak banget rasanya. Daunnya empuk dan bisa disruput. Iya! Seenak itu! Cara masaknya pun sederhana. Bisa ditumis atau dibuat sup.

Si Ginseng ini kebetulan tumbuh liar di salah satu sudut pelataran gue. Hanya saja ia tidak seperti daun ginseng yang dijual di supermarket: daunnya kecil-kecil dan kurus, batangnya keras. Hmmm, ada yang salah kah?

Suatu hari gue chat dengan temen yang sama-sama suka berkebun. Dia bilang kalau si daun ginseng ini sangat mudah mengembangbiakkannya. Cukup ditancapkan ke media tanam saja. Sudah titik beres. Hmmm, gue tergelitik untuk mencobanya, karena temen gue memang sudah membuktikannya.

Oke deh akhirnya gue panen daun ginsengnya dan mencari batangnya yang tumbuh tunas daun kecil-kecil. Disitulah gue potong batangnya secara miring dan gue tancepin ke media tanam. Beneran dong! Tunas yang kecil-kecil itu langsung tumbuh lho! Daebak!

Tidak hanya itu, kalau kalian juga beli daun ginseng di supermarket, jangan langsung dibuang batangnya. Perhatikan apakah ada batang-batangnya yang memiliki tunas. Kalau ada, tancepin aja ke media tanam. Ia bakalan tumbuh dalam hitungan hari lho!

Si daun ginseng ini ternyata bakalan tumbuh subur dan daunnya gemuk-gemuk kalau ia berada di tempat yang teduh. Jadi jangan ditaruh di tempat yang panas dan jangan terkena sinar matahari langsung ya. Kalau si ginseng sudah memiliki akar dan cukup besar, kalian bisa memanennya. Semakin sering daunnya dipetik, ia akan semakin subur dan rimbun.

Nyenengin banget kan? Asyik tuh bisa makan daun ginseng tiap minggu, hehehe.

Untuk manfaat dari daun ginseng ini sendiri, cukup banyak kok. Antara lain: menambah vitalitas, anti oksidan, mencegah kanker, mencegah dan mengatasi penyakit Alzheimer, menyehatkan jantung, mencegah diabetes, mengatasi obesitas, mencegah penuaan dini, baik untuk kesehatan paru-paru, melancarkan aliran darah dan lain sebagainya.

Bagi kalian yang tidak memiliki banyak lahan untuk berkebun, jangan khawatir. Daun ginseng ini bisa dikembangbiakkan di dalam pot kok. So it will be fine.

Lama-lama gue jadi petani deh 😀

~October 14th, 2020~

4 thoughts on “Menanam ginseng yuk!

  1. Ditumis enak ini mbak, aku dulu beberapa kali numis waktu di Sidoarjo. Tapi walau enak, gak boleh terlalu sering.

    1. kalo aku sih dikukus aja.. trus dimakan biasa. kalau sering2 sih nggak mungkin juga ya, ce. soalnya liar.. biar dapat daun dengan jumlah yang diinginkan butuh waktu 1-2 minggu. jadi ya nggak mungkin sering2 juga kan ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s