[Horror] Mencoba Eksis

Disclaimer: cerita ini semi fiksi. Memang ada kejadian yang emang terjadi berdasarkan kejadian nyata. Untuk tempat dan penokohan disamarkan. Last words, enjoy.

Seperti biasa, setiap malam Rose pergi ke kantor tunangannya yang terletak di salah satu gedung di daerah Gangnam. Namun entah mengapa malam itu ia merasa agak kurang enak badan. Tunangannya adalah salah satu CEO di perusahaan tersebut, dan ia datang ke kantor untuk memberikan makan malam karena ia tahu kalau tunangannya lembur pada hari itu.

Sesampainya di gedung tersebut, ia masuk dan langsung masuk ke dalam lift. Rose menekan angka 16 dan lift pun segera mengantarnya ke lantai 16.

Lift pun sampai ke lantai 16, dan pintu lift akhirnya terbuka. Rose sempat terhenyak ketika ia melihat ruangan yang sepi dan gelap. Lampu yang nyala hanyalah lampu yang ada di koridor.

“ah iya. Ini sudah jam 9 malam. Sudah malam. Semua karyawan sudah pulang. No wonder ruangannya tidak begitu terang.” Ucapnya dalam hati.

Rose akhirnya melangkah keluar dari lift. Entah mengapa hari itu ia merasa ruangan itu lebih dingin dari biasanya. Perasaan takut tiba-tiba saja merayap ke dalam hatinya. Namun ia segera menepis perasaan tidak enak yang ia rasakan itu karena ia memang biasa datang ke kantor tunangannya di malam hari, untuk mengantarkan makan malam.

“tenang Rose. Ini kantor Tae Oh yang biasanya. Tidak akan terjadi apa-apa seperti hari-hari biasanya.” Ucapnya untuk menghilangkan perasaan tidak enak yang semakin berkecamuk di hatinya.

Rose mulai melangkah di koridor kantor. Di sebelah sisi kanan kirinya terdapat banyak bilik-bilik dimana karyawan kantor tersebut bekerja. Yang nyala hanyalah lampu di koridor itu saja. lampu di atas bilik-bilik tersebut sudah mati karena tidak ada penghuninya.

Tiba-tiba saja lampu di salah satu ujung bilik nyala. Rose menangkap cahaya tersebut dan menoleh ke arah bilik yang lampunya menyala tersebut.

Sembari berjalan, Rose berkata agak keras “ada yang belum pulang disini??” namun setelah ia tunggu agak lama, tidak ada jawaban. Dan lampunya kembali mati.

“ah palingan itu lampu otomatisnya agak rusak.” Ucapnya kembali sembari ia berjalan menuju kantor tunangannya.

Kantor dimana tunangannya berada letaknya di ujung koridor. Ia harus berjalan agak jauh memang. Hingga akhirnya ia sampai di ujung lorong lalu ia berbelok ke arah kanan.

Kantor tersebut memiliki kaca besar dimana pengunjung dan juga karyawan dapat melihat pemandangan Seoul. Jika ada yang sampai lembur, sudah pasti pemandangan kota Seoul dengan kelap kelip lampunya akan terlihat. Cukup cantik jika dilihat dari lantai 16.

Rose terhenti sejenak melihat pemandangan Gangnam malam itu. Tangannya menyentuh kaca sembari bergumam, “seperti biasa. Kota ini tetap ramai di malam hari.” Lalu ia menoleh ke arah kantor tunangannya yang terlelatk sekitar 10 meter dari tempat ia berdiri.

Rose kembali melangkahkan kakinya menuju ruangan tunangannya. Ketika ia berjalan, tiba-tiba ia melihat seseorang berjalan berlawanan arah dengannya di sebelah kiri dan melambaikan tangan kepadanya. Dengan spontan Rose membalas lambaian tangan orang tersebut dan terus berjalan.

“itu tadi siapa ya. Kok tiba-tiba melambaikan tangannya kepadaku.”

Rose menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya untuk mencari orang tersebut. Seketika ia teringat bahwa yang menyapanya tadi berjalan diluar jendela. Ia membelalakkan matanya karena ia melihat penampakan seorang perempuan berambut panjang melayang dan melambaikan tangannya dari luar jendela.

Spontan Rose membalikkan badannya dan bergegas menuju kantor tunangannya, sebelum perempuan itu muncul di hadapannya.

-end-

Ditulis oleh: Tu2twidhi

Tulisan ini merupakan kolaborasi cerita horror yang diikuti oleh beberapa blogger dibawah ini. Silahkan mampir ke blog mereka juga ya! Banyak cerita cerita seru!

  1. Ria http://omahria.blogspot.com/2020/11/tabir-nuraini.html
  2. Evi https://biruisbluish.blogspot.com/2020/11/sampaikan-salam-sayangku-i.html
  3. Iim
    https://iimhappypills.blogspot.com/2020/11/misteri-aroma-melati.html
  4. Widhi
    https://ecchan.wordpress.com/2020/11/10/horror-mencoba-eksis/
  5. Idah Ernawati
    https://terpakukilaukata.blogspot.com/2020/11/kembar.html?m=1
  6. Anastasia
    https://anastasialovich.blogspot.com/2020/11/pathok.html?m=1
  7. Dea
    https://dee-arnetta.blogspot.com/2020/11/jangan-bermain-denganku.html?m=1
  8. Imelda
    https://imelcraftdiary.blogspot.com/2020/11/cerita-horor-anak-kost.html?m=1
  9. Delia
    https://deliaswitlof.blogspot.com/2020/11/rumah-no-1.html?m=1

22 thoughts on “[Horror] Mencoba Eksis

  1. Sebagai fans drama Korea, saat baca ini, langsung membayangkan setting drama Korea. Sangat detail penggambarannya, jadi sangat enak berimajinasi sambil membaca. Apalagi nama tokoh perempuan Rose, langsung teringat Rose Blackpink dan membayangkan dia dengan wajah kagetnya mengalami hal ini.

    1. Benernya mau pake nama khas korea. Tapi kenapa kepikiran si Rose juga (dan bacanya Ro-jé, bukan Ros).. karena mempet jam, pakai aja dah nama Rose. Terserah mau ngebayangin Rose nya bp apa gak. Hehe..

      Jadi seperti baca fanfic ya 😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s