Terima Kasih, Ibu  

Pagiii yukk yukk.. daftar seminar kopdarnya?

Sekali datang dapat banyaaakk ❤

Yg pasti ada pojok gendongan.. ada 3 gendongan baru yg lagi otw ke library dan bisa dicoba pas kopdar yaa.. ssc nana, fly dai nana, dan onbuhimo foglia.. siapaa yg penasaran sama gendongan2 ini dan juga gendongan2 lainnyaa? Cuss daftar.
Selain pojok gendongan, ada apa lagi? Banyaaakk..

Salah satunya talkshow keren dg 3 dokter ❤ 

– yg masih bingung milih gendongan mana yg cucok, yuk gabung..

– manfaat gendong buat anak, pasti udah tauu.. tapi manfaat gendong buat ibu ato penggendong apa yaa 🤔 dapatkan jawabannya disini ❤
Yg masih suka disindirin, ditegur, dinyinyirin sana sini ttg cara kita gendong anak kita, yuk diajak aja mereka ke seminar ini hihihihiii…
– gigi anakku kok begini begitu yaa, gimana cara menjaga kesehatan giginya? tanyaa deh ama pakarnya disini 😘
Oyaa, ada fasilitas pemeriksaan mata gratis juga lhoo dari kliniknya.. kali2 ada yg punya masalah dg mata, mungkin setelah lahiran ngerasa ada sesuatu yg berbeda dg penglihatannya, bisa periksa disini
Tak hanya itu saja..
Abis lahiran, jaga anak, begadang, anak mulai ngerangkak, capek ngetutno kesana kesini,  muka lelah letih kusam jerawaten, mata panda 🐾
Duuhh, pingin deh bisa cantik bersinar blink blink kaya’ dulu.. gimana yaa..
Tenaang, ada beauty class dari brand makeover disini uhuyyy.. tanya tips2nya gimanaa biar wajah tetap kinclong biar suami makin sayaang, gampang acc kalo kita pingin beli gendongan lagi ihihihiii?😍
Yuk yuk segera daftar yaaaa….

~tu2twidhi, 12.12.2017~

Advertisements

blog baru….. lagi XD

aduh deh chan hobi bener bikin blog baru? hahahahaha.. benernya sih blog ini aku khususkan untuk memposting foto-foto doang.. soalnya berasa sayang ama hobi jeprat jepret trus disimpen dalam komputer doang.

mampir ya kesini… 
web my pov1

memang sih ada yang namanya Instagram. tapi kalo mau posting banyak dan leluasa, asyik di blog, bukannya begitu, man cheman?

baru ada 2 postingan sih.. tapi sudah ada beberapa scheduled post, jadi harapan kedepannya adalah blog ini nggak bakalan sepi lagi. amien!!

 

~tu2twidhi, 24.11.2017~

Dompet kulit handmade by Finish Leather

Kalau berbicara tentang barang personal yang paling suka dibeli, buatku adalah Tas dan Dompet. Aku nggak tahu kenapa, dua hal tersebut selalu membuatku ingin dan ingin untuk memilikinya lagi. Well, cewek kali ya? Hahahaha.

Nah, beberapa bulan yang lalu, diriku menang GA nih di IG dari @finish_leather. dapat apa? Dapat dompet kulit berwarna biru! Yeah!!

Biasanya kalo menang GA ato apalah itu, langsung direview kan produknya.. well diriku menunggu agak lama karena ingin mencoba dan “menyiksa”nya wkwkwk.. kasian amat sih disiksa.

So, si dompet yang aku dapat ini penampakannya seperti dibawah ini.

Seperti yang kalian bisa lihat, jahitannya rapi banget. Ini jahitan tangan lho, guys! Dan kulit yang digunakan adalah kulit asli. Jadi kalau kalian bertanya-tanya apakah ini kulit sintetis atau asli, jawabnya adalah kulit asli.

Bagaimana mengetahui bahwa sebuah produk menggunakan kulit asli atau sintetis? Well, ini beberapa cara yang kugunakan. 

  1. Dicium atau membau produknya. Kulit memiliki wangi atau bau yang khas. Hmm, gimana ya ngomonginnya. Yang jelas dari bau itu bisa ketahuan bahannya apa.
  2. Tekstur kulitnya. Kulit asli pasti memiliki tekstur seperti…. Kulit XD *langsung digampar berjamaah* maksudku adalah tekstur dan seratnya. Duh gimana ya mendeskripsikannya. Tekstur kulit itu tidak seperti tekstur buatan. Kalau tekstur buatan, ia terpola dengan rapi. Tapi tekstur kulit asli itu buatan Yang Maha Kuasa, jadi tidak bisa ditiru dengan mesin.
  3. Perasaan ketika merabanya. Etjieh pake perasaan aja nih XD tapi ketika meraba barang dengan kulit asli dan kulit buatan, ada perbedaan baik itu tekstur dan serat (kembali ke no.2).
  4. Dan masih banyak lagi jadi kalian bisa tanya ke temen-temen yang demen produk kulit ataupun googling. 

Selama aku pakai dompet dari finish leather ini, hanya ada satu ekspresi yang bisa aku gambarkan.

I LOVE IT!!!

Saya bukan tipe cewek yang kemana-mana bawa tas cantik gitu (padahal katanya penggemar tas, tapi gak suka pake tas haha). Yah, saya sukanya tote bag (handmade tentunya) dan tas ransel, jadi tas-tas macam punya princess Syahrini itu jelas out of my league deh XD

Kalau nggak suka bawa tas, trus apa kabar dong dompetnya? JELAS DIMASUKIN KE SAKU DONG YA! *ehm nyante aja buk*

Pemilik @finish_leather dengan pedenya pernah berkata padaku bahwa ia menggunakan bahan yang jika dimasukkan ke saku, ia tidak selip dan warnanya bisa “mbulak” secara alami. Sek ta lah, “mbulak” kuwi opo? XD “mbulak” itu memudar. Selain itu ia menjamin kalau kulitnya tidak akan mengelupas setelah sekian lama. 

Karena mendapatkan petunjuk tentang pemakaian si dompet ini, akhirnya aku serinmg menaruhnya di saku belakang atau saku depan jeansku. Dompetnya ini enak ternyata di kantong. Walaupun panjang, ia bisa tetap di tempatnya. Kalau di saku depan, ia bisa mengikuti bentuk badan ketika sedang duduk jadi tidak mengganjal.

Dompet ini emang khusus menyimpan uang kertas dan kartu. Jadi kalo kamu hobi ngumpulin struk belanja, dompet ini kurang pas buatmu. Bagaimana dengan uang koin? Ya gak bisa masuk juga dong. Lagian aku biasa masukin uang koin tangsung ke kantong jaket atau celama. Duit kertasnya aja sih yang kumasukin dompet.

Mampir deh ke ignya @finish_leather. mereka tidak hanya bikin dompet macam hadiah GA itu. Produk-produk @finish_leather berhubungan dengan kerajinan tangan berbahan dasar kulit. Karena ini handmade dan dikerjakan oleh manusia (bukan mesin semacam pabrik/mass production gitu maksudnya), otomatis perlu waktu pengerjaan. Sudah jelas dalam satu bulan juga tidak banyak produk yang dihasilkan. 

Tapi yang namanya barang handmade, kamu bisa memesannya sesuai keinginanmu. Misalnya kamu pingin dompet seperti apa, atau tas seperti apa, mereka bisa membuatnya. 
~tu2twidhi, 21-11-2017~

Big Bad Wolf datang lagi di Surabaya!

“Wah iki! Big Bad Wolf datang lagi!!” – begitulah pesan yang kuterima awal bulan September lalu dari salah seorang teman disertai dengan postingan instagram Big Bad Wolf Indonesia. Kabar tersebut sudah tentu kusambut dengan suka cita disertai dengan tepokan jidad. bagaimana tidak? itu artinya harus segera menyisihkan duit belanjaan mingguan demi bisa membeli buku-buku disana 😀

Dan mulai tanggal 28 September 2017 lalu, Pameran buku import terbesar sejagad Surabaya Raya, plus Indonesia Timur pastinya, resmi dibuka. Bisa dibayangkan ramainya seperti apa?

Well, chan datang kesana (hingga hari ini) sudah tiga kali sih 😛 elu datang kesana demen apa doyan sih chan? ampe tiga kali? haqhaqhaq.. jadi pertama kali datang itu H-1 alias tanggal 27 September 2017. nah, yang bisa masuk disana antara lain 88 orang blogger dan vlogger terpilih, termasuk ehm-saya-ehm, dan ratusan member yang mendapatkan preview sale pass saat itu. yang kedua sih senin lalu (tgl 2 Okt) dan terakhir hari ini (4 Okt).

Salah satu yang dicari para crafter sepertiku.. tapi ini titipan temen sih haha..

bagaimana kesan chan di pameran Big Bad Wolf selama tiga kali kesini?

jujur aja sih ya, tiga kali pergi ke BBW aku rasa sih nggak akan pernah cukup dan puas. walaupun chan bukanlah bookworm sejati, tapi berada di dalam kerumunan buku itu somehow membuatku cukup tenang dan rileks.

Books! 📚📚

jadi, buat kamu yang sama sekali belum ke event akbar sejagad Suroboyo ini, chan punya beberapa pesan buat kamu. monggo dicatat kalo mau 😀

  1. Pastikan kalian pentengin instagram si Big Bad Wolf ini @bbwbooks_id dan websitenya Big Bid Wolf. kenapa? karena kamu bisa tahu buku apa saja yang disuguhkan disana, beserta harganya. kalian juga bisa cek disini. catat buku-buku yang kamu incar beserta genre. misalnya buku The Lair of the White Worm, pengarang Bram Stoker, publisher Collins Classics, itu berada di Literature Sections.
  2. begitu sampai di JX International Expo, jangan buru-buru masuk ke dalam venue. berhentilah didepan pintu masuk dan pelajari denah pameran. kenapa? karena ada ratusan, ribuan bahkan ratusan ribu buku ada disana. kalau kamu nggak tahu jenis buku seperti apa yang kamu cari, sudah pasti kamu bakalan tersesat di samudera buku big bad wolf.
  3. nggak usah bawa minum dan makan. karena di lantai 2 ada banyak booth makanan dan minuman, beserta tempat duduk untuk melepas penat.
  4. jangan lupa bawa powerbank! yah siapa tahu mau selfie disana gitchu ama tiap-tiap bukunya 😛 tapi kalau nggak bawa powerbank, kamu bisa bawa charger. ketika baterai hapemu kritis, kamu bisa pergi ke mandiri lounge yang berada di tengah-tengah venue. disana kalian bisa bersantai melemaskan kaki, duduk-duduk di beanbag, dan juga nge-charge hapemu. tapi jangan ditinggal lho ya. charging stationnya bukan tempat penitipan hape 😀
  5. masih ada hubungannya ama selfie, kamu bisa masuk ke mirror photobooth di sebelahnya mandiri lounge! disitu kamu bisa foto-foto sak puasmu! jangan lupa posting di instagram disertai hashtag #mandiribbw.. kalau nggak salah nanti foto yang terpilih bakalan dapat voucher belanja di Big Bad Wolf. nice deal isn’t it?
  6. untuk transaksi di BBW ini, yang namanya kartu debit dan kredit BCA itu sama sekali gak payu, alias nggak laku. Yang berlaku hanyalah kartu debit-kredit Mandiri, kartu kredit berlogo VISA-Mastercard dan uang tunai. berbeda dengan tahun lalu, pembelian dengan uang tunai tahun ini tidak dibatasi. jadi mau pembelanjaan ampe sejutapun kalo ada cash ya silahkan.
  7. datanglah dikala pagi hari, kalau perlu dini hari XD eh tapi chan serius lho.. karena event ini dibuka 24 jam mulai tanggal 28 September – 9 Oktober 2017. jam-jam rame si BBW ini rata-rata sih mulai jam 3 siang sampai dengan malam, ya jam-jam orang-orang pada pulang kerja gitu deh. beberapa teman chan yang datang abis shubuh atau diatas jam 12 malem gitu bilang kalau jam-jam segitu biasane sepi. ya iyalah sepi. pada tidur semua kaleeee..

nah, buat ibu-ibu yang punya anak, jangan lupa bawalah stroller atau gendongan yang super nyaman. in my case, aku menggunakan gendongan SSC (Soft Structured Carrier) merek Boba Air yang nyaman dan ringan untuk menggendong putriku yang super duper manja di BBW ini. walaupun ujung-ujungnya dia minta jalan kaki atau duduk di trolley sambil membaca bukunya ^0^;

nah, ada beberapa hal yang menurutku kurang di BBW ini.

  1. katanya ada playground buat anak-anaknya. ternyata nggak ada sodara-sodara! usut punya usut, itu playground memang ada tapi di BBW Jakarta. di Surabaya ini nggak ada playgroundnya. padahal di woro-woronya bakalan ada. setidaknya, sediakan tempat untuk anak-anak bermain dan beristirahat sehingga mereka bisa nyaman berada di event ini. memang yang datang dan membeli buku-bukunya adalah orang tuanya. tapi bukan berarti si anak-anak ini tidak diperhatikan, bukan? chan juga butuh si anak memiliki mood paripurna sehingga ia bakalan seneng hati mengikuti emboknya ini hunting buku. jadi tahun depan, tolonglah berikan kids corner untuk anak-anak itu bermain.
  2. disini jualan buku to ya. bagaimana mungkin mereka tidak jualan yang namanya Bookmark alias pembatas buku? how come how come? bagaimana bisa? bahkan yang namanya si Periplus memberikannya secara cuma-cuma. okelahnya yang namanya pembatas buku itu terdengar sepele. tapi pecinta buku pasti tidak akan menekuk bukunya untuk menandai bahwa “aku sudah membaca hingga tempat ini”, begitu. book lover pasti lebih memilih untuk membeli bookmark ketimbang melakukan hal bodoh tersebut. tahun lalu mereka jual leather bookmark. jadi chan dan teman-teman berharap kalau tahun ini bakalan ada lagi. ternyata tidak. kecewa kan? masa bookmarknya nota pembelian bbw?
  3. Tahun ini pemilihan bukunya tidak seperti tahun lalu. Tahun ini aku dan beberapa temenku bilang “lho cuman ini doang?”. Beberapa publisher seperti Harlequin dan pengarang seperti Eiji Yoshikawa dan Haruki Murakami absen deh sepertinya. Selain itu, aku juga kesulitan mencari buku berdasarkan satu nama pengarang. misalnya, bukunya Jane Austin itu tersebar di berbagai section. Begitupun bukunya Rick Riordan yang Percy Jackson. Mbok ya kalo satu pengarang itu disatukan di satu tempat. Jadi begitu ketemu satu pengarang, kita bisa nyari buku si pengarang A dengan judul A-Z di satu tempat.


so far sih, aku akan kembali lagi kesana, mungkin? ya gimana ya.. 3 kali gitu loh pergi ke BBW, capek hahaha.. ya kalee kalo aku kesana nggak bawa anak. lha jam pergiku terhalang balita yang moodnya bisa berubah sewaktu-waktu. ya bukannya ngeluh sih, tapi emang balitanya itu berperan sebagai “alarm” waktunya pulang atau waktunya makan. kalau nggak begitu, bisa lupa segalanya deh eikeh. wkwkwkwk!

Ada boothnya tiki juga! Jadi kalo ada yg nitip2 tuh.. bisa lho langsung kirim.. cukup menyenangkan dan memudahkan.. mengingat banyak yang membuka jasa titip beli buku.

well, kalau mau foto-foto tentang Big Bad Wolf, bisa deh cek instagramku 😀

last words, HAVE FUN!!

ecchan deshita!
~Surabaya, 4 Oktober 2017~

Benci tapi butuh…

Ya, emang ini sih yg kurasakan saat ini.. benci tapi butuh.. kenapa? karena internetnya si smartfren ini.

Ya emang semua layanan internet di indonesia itu ada plus minusnya. Terlebih layanan internet telepon seluler. Saya gk ngebahas tentang internetnya wifi ya. Itu mah lain perkara.
Jadi, karena hapeku masih 3G/HSDPA, so pasti untuk menikmati layanan 4G dari beberapa provider sudah jelas nggak bisa, kecuali kalau ada yg berkenan membagikan koneksi 4Gnya via tethering 😂😛😂😛😂
Mau nggak mau ya pake modem 4G. Berhubung si mifi ini punya smartfren, otomatis hanya bisa kartu smartfren doang kan? Nah! Dikarenakan sejak Mei 2017 lalu, si smartfrwn menghentikan bonus kuota tengah malam 12GB itu, lalu diganti dengan 10GB kuota streaming, saya merasa bahwa hal tsb adalah buang2 uang. Karena saya nggak suka streaming! Lagian streamingnya juga di beberapa situs seperti Hooq, moviebay dkk gitu. Man, kalo streaming di youtube eikeh masih mau lah. Berhubung (mungkin) belum terjadi kesepakatan dengan google, akhirnya ya streamingnya gk pake youtube. Akhirnya saya beralih layanan ke provider tua dengan koneksi ok tapi mahalnya amit2. Untungnya nomerku dapat promo jadinya lumayan lah, 8gb 67rb (non 4G tapi kecepatan bisa ampe 3Mbps).


Sejak diluncurkannya layanan baru, yaitu kartu smartfren yg bisa dipake di hape GSM (tertentu lho! Cek dulu kompatibel apa nggak hapemu ama kartunya), akhirnya saya merasa bahagia. Yes! 13gb full kuota!
But then saya kembali tertegun. Karena kuota full internetnya 8GB, sedangkan 5Gbnya adalah kuota chatting. Okay.. sekarang, chatting cap apa sih yg bisa makan kuota ampe 5gb, Seriously? Awalnya kukira 5gb itu mencakup foto, video serta apapun yg dikirim via apps chat (WA, Line, Bbm). Ternyata tidak! Yg terkirim hanyalah pesannya saja. No attachments can be downloaded or send.


Gulung2 gajeb dong eikeh! Setidaknya ya, untuk attachments yg dikirim via layanan chatting juga di cover dong. Kan katanya termasuk chatting.
Tapi yah, namanya juga Indonesia. Ngomongnya A implementasinya entah bagaimana. Ujung2nya konsumen merasa dirugikan. Lalu, apakah saya termasuk merugi? Ya, saya merasa rugi. Tapi namanya juga butuh. Walaupun merasa rugi masih tetap digandeng. Benernya ada solusi tepat untuk itu, yaitu beli hp 4G. But yeah, kebutuhan kan nggak hanya di ponsel pintar kan?
Oh ya.. Diriku memang jarang posting di blog. Berhubung curhatan lumayan panjang, pasang disini aja. Saya sering berkutat di Instagram. Jadi kalau mau, monggo follow Instagramku ya : tu2twidhi. Okay then see ya!
~tu2twidhi, 26 August 2017~

Jadi ibu itu, berat!

​Banyaknya pemberitaan berkeliaran tentang ibu menginjak-injak anaknya, sampai dengan memutilasi anaknya yg masih berusia 1tahun itu bikin miris ya.

Tidak semua anak-anak manis seperti di iklan susu atau iklan sabun mandi

“Itu ibu gimana sih? Sehat?”

“Dimana sih akal sehatnya?”

“Kok tega sih begitu ama anak sendiri?”

“Itu agamanya kurang makanya tega”

Dan beribu komen dan hujatan kepada ibu tersebut tentang perbuatannya.

Kalau mau melihat dengan hati tenang dan pikiran dingin, seharusnya kita lihat “KENAPA” si ibu bisa melakukan hal tersebut. Hey man, tak ada api jika tak ada asap. Semua itu pasti ada sebabnya.
Sayangnya masyarakat kita ini kebanyakan judgmental, terutama di sosmed. Jadi pemberitaannya dibagikan dan ditambahi komen yang kurang enak.

Hey! Jadi ibu itu berat lho, terutama dalam mengatur emosinya. Bayangkan saja, dalam satu hari ia harus:

  1. Bangun lebih pagi, sholat/berdoa lalu menyiapkan sarapan buat suami dan anaknya.
  2. Mengantar anak ke sekolah, menungguinya sampai selesai.
  3. Sementara itu pekerjaan rumah menumpuk mulai dari menyapu, ngepel, cuci piring, cuci baju, masak makan siang-malam. Belum lagi kalo anak minta dibelikan camilan. Dan bagi yang punya anak balita, yang namanya rumah pasti berantakan karena mainan berserakan, makanan yang dilempar-lempar, ompol anak dsb.
  4. Belum lagi kalo si anak minta ditemani: main, cerita, tidur, sehingga si ibu menghentikan aktivitasnya untuk menemani si kecil.
  5. Anak tidur, ibu lanjut mengerjakan pekerjaannya. 
  6. Tak terasa sudah sore. Waktunya memandikan anak, dengan segala dramanya: nggak mau mandi, kejar2an buat bukain baju, mandi pake nangis, mandi gk mau kelar-kelar sampai kulit keriput. begitu kelar, anaknya nggak mau pake baju. Yassalam dah ya, bisa sejam sendiri buat ngebuka baju ampe pake baju lagi.
  7. Anak sudah ganteng-cantik, lha kok mainan pasir/bedak/makanan apapun yg bikin dirinya kotor lagi. Akhirnya dimandiin lagi, dan drama lagi Orz Orz
  8. Malam tiba, tenaga emboknya udah 10%, anaknya masih 80%, dan kerjaan rumah belum kelar T︵T
  9. Anak akhirnya tidur, si ibu belum tidur karena berberes rumah yang berantakan.

Ini belum termasuk drama anak nggak mau makan (gtm/gerakan tutup mulut), anak tantrum karena sebab yang tidak diketahui, sakit dan lain sebagainya. Bisa dibayangkan capeknya?

Abis ada gempa?
Abis mandi, makan es krim, lha kok ditoletin semuka sih, dek? ˚D˚
Mainan bedaaaak ^ω^

Dan bisa dibayangkan capeknya jika ibu tersebut juga bekerja? Karena ibu pekerja selain mengerjakan pekerjaan domestik, ia juga harus meluangkan waktu buat anaknya selelah apapun itu.

Dengan segudang kegiatan tanpa henti tersebut, sudah sepantasnya seorang ibu membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya. Karena motherhood itu kejam, kawan! Ibu satu bisa menyakiti ibu lainnya dengan cara: membandingkan anaknya dengan anak org lain.

“Anaknya kecil ya. Makannya gimana?”

“Duh ibu, anaknya dikasih makan apa sih kok beratnya gak naik2?” diucapkan oleh ibu-ibu posyandu (._.)

“Anak saya sudah bisa A, B, C lho di usia 2,5th. Makanya bu, anaknya disekolahkan biar pinter”

Dan lain sebagainya..

Suami itu memiliki peran utama agar istrinya tetap “waras”. Sayangnya masih banyak suami yang tidak mau tahu pengorbanan istrinya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Masih banyak lho suami yang seperti itu. Tau istrinya kewalahan dengan rumah dan anak2nya, eh si bapak malah asyik mainan dengan ponsel pintarnya atau ngakak-ngakak ama temen2nya.

Jika si ibu dibiarkan seperti itu, lama2 kondisi kejiwaannya makin parah lho. Bisa dilihat di gambar diatas ini.

“Alhamdulillah istriku baik2 aja kok, chan. Ia bisa mengatur emosinya”

Eh hati-hati. Baby blues, depression dan psychosis itu datangnya diam-diam lho. Dan kebanyakan perempuan tidak terbuka dengan hal ini. Saya saja sempat kena baby blues.

Si ibu yg mengunggah video menginjak2 anaknya itu ternyata sedang kesal karena suaminya menuduh si istri menjual diri di “bukumuka”. Bisa dibayangkan betapa sakit hati istri dikatakan begitu oleh suaminya?  Bisa jadi si istri tidak melakukannya lalu suami mengatakan hal tersebut tidak sekali dua kali, tapi berkali-kali, dan ketika ia mau membantah, malah diancam suaminya yang A B atau C lah.

“Ah, harusnya ya marah ke pasangannya dong. Jangan dilampiaskan ke anak”

Bagaimana rasanya kalau kamu dikatakan menjual diri oleh pasanganmu? Pasti marah, nggak terima dan masih banyak lagi. Terlebih kalau tidak bisa langsung membantah tuduhan tersebut dan memilih diam. Ya akhirnya seperti itu. Anak yang kena kekesalan si ibu.

Memang ada kok seorang ibu yang sadar dan tega ama anaknya, tapi juga banyak banget ibu yang menjadi “korban” perasaan hingga tidak sadar menjadi tega terhadap anaknya.

Membaca berita tentang ibu-ibu yang seperti itu, chan hanya bisa berdoa agar permasalahan si ibu bisa diselesaikan dengan baik, dan suami & lingkungannya mau bekerja sama untuk menyembuhkan kondisi psikologis si ibu.

Ia membutuhkan pertolongan bukan penghakiman.

Jadi kawan, ada baiknya kita menyenangkan teman-teman kita yang sudah menjadi ibu. Bahagiakan hatinya, bahagiakan dirinya. Ibu adalah seseorang yang mendedikasikan hidupnya demi anak-anaknya dan (berusaha untuk) tidak mengeluh dengan keadaannya.


Selamat hari Jum’at, kawan!

~tu2twidhi, 7 Oktober 2016~

keranjingan bikin camilan 

Iya.. akhir-akhir ini lagi keranjingan bikin camilan. Yang pizza roti lah, risol mayo, custard pudding, jasuke, dan masih banyak lagi, dan banyak yg gak sempet difoto krn sudah laris dimakan duluan xD

Kalau diantara teman2 ada yang follow instagramku sih, pasti tahu ya hehe.

I feel so productive 😁

Ya ini mungkin nasib anak seorang bakul jajanan kali ya. Dari kecil bantuin mama bikin kue dan juga bantu2 masak kalo ada pesenan makanan. Kesukaanku bakarin ayam bakar bumbu rujak dan bikin cake wkwk.

apa hubungannya dengan nasib anak bakul jajanan? Ya, karena terbiasa bikin sendiri dengan citarasa sesuai selera lidah sendiri, jadi kalo pengen makanan/jajanan tertentu dengan ekspektasi rasa tertentu, lalu pas beli ternyata jauh dibawah ekspektasi itu rasanya sebal deh 😥 

Alhamdulillah, walaupun alat tidak selengkap dirumah, setidaknya masih bisa bikin-bikin camilan buat si kecil.

Risol mayo. Si kecil minta ikutan bikin kulit risolesnya.
Gulai sapi. Yumm!
Bantu bikin silky custard pudding
Silky custard pudding. Yuummm!

Next project, bikin es krim. Karena, tiap hari beli es krim bikin dompet nangis deh yaaa :p

have a nice day!

~tu2twidhi, 30 September 2016~